Olahraga Bridge yang Semakin Populer di Indonesia

Olahraga bridge adalah salah satu bentuk olahraga yang menggunakan kartu untuk memainkannya.

Permainan kartu bridge merupakan olahraga yang membutuhkan strategi, tactics, dan kecerdasan otak untuk memainkannya.

Seperti catur, para pemain diuji kecerdasannya, bukan merupakan jenis olahraga yang mengandalkan pergerakan tubuh.

Akibat dari banyak mengatur strategi dalam permainan kartu bridge, permainan ini dapat mempertajam kemampuan berpikir seseorang.

Hingga akhirnya diakui sebagai salah satu cabang olahraga, perjalanan panjang kartu bridge juga memiliki sejarah yang berarti.

Sejarah Olahraga Bridge

Permainan kartu bridge atau dikenal juga sebagai olahraga bridge, memiliki timeline waktu sejak jaman kuno, dari nenek moyang keluarga Whist

Berasal dari Inggris, sejak abad ke-16, ketika itu kartu bridge banyak dimainkan oleh orang-orang kalangan rendah.

Permainan ini mulai menarik perhatian kalangan atas saat tahun 1742, Sir Edmond Hoyle membuat peraturan-peraturan khusus tentang teknik permainan yang ia terbitkan di London.

Popularitas kartu bridge kian meningkat, bahkan muncul istilah “according to Hoyle” menjadi acuan teknik bermain terbaik.

Cara bermain Hoyle, adalah dengan analogi bahwa permainan kartu yang bagus bagaikan sebuah kendaraan social, dengan makna moral yang dalam.

playing olahraga bridge card
Sumber foto: Playing Bridge – why should you play bridge (YouTube: City Lit)

Bridge Sebagai Cabang Olahraga

Awalnya, olahraga bridge bersifat individual, lalu pada tahun 1873 di Buyukdere, Bosphorous, kemudian Whist-Bridge diperkanalkan, yaitu versi modern dengan empat pemain dibagi menjadi dua pasangan.

Whist-bridge terus dimodifikasi, hingga seperti sekarang konfigurasi akhir kartu terdiri atas 4 kelompok, yaitu sekop, hati, berlian, dan tongkat

Perancis dan Amerika

Memasuki abad ke-20, olahraga bridge berkembang pesat di eropa.

  • 1904
  1. Roe memperkenalkan Bridge Auction di Perancis dan Amerika, yaitu memainkannya dengan cara memasukkakan kecocokkan kartu dengan cara melelangnya.
  • 1918

Di Perancis sendiri pada tahun 1918, Bridge Auction membuat sedikit variasi

  • 1925

Harold S. Vandelbilt dari Amerika, aturan Bridge Auction disahkan oleh Portland Club od London, Whist club of New York dan Commission Francaise de Bridge, badan yang paling berwenang dan dihormati sehubungan dengan aturan permainan dan etika olahraga.

  • 1927 dan 1932

Di Amerika, popularitas olahraga bridge melonjak berkat Ely Culbertson, seorang imigran asal Rumania, yang menikahi Josephine Murphy, seorang pemain Bridge teratas di Amerika Serikat.

  • 1929

Culbertson membuat majalah bridge, “Bridge World”, hingga saat ini masih menjadi salah satu publikasi paling terkemuka membahas tentang olahraga bridge.

  • 1932

International Bridge League telah didirikan di Scheweningen, Belanda, dimana Culbertson menyelenggarakan kejuaraan Eropa pertama dan kejuaraan Tim Dunia pertama.

  • 1958

World Bridge Federaion diditikan di Oslo, menggantikan International Bridge League, mengambil tugas mengawasi kegiatan olahraga bridge internasional.

Kegiatan tersebut, diantaranya seperti mengkoordinasikan hubungan antara berbagai Negara peserta dan mengatur aturan kompetisi.

Sampai akhirnya olahraga bridge diakui sebagai salah satu cabang olahraga oleh International Olympic Committee (IOC), meskipun pada saat itu olahraga bridge belum masuk pertandingan olimpiade.

baca juga : pengertian logistik

Istilah Dalam Permainan Kartu Bridge

Banyak istilah dalam olahraga bridge yang mungkin tidak dipahami oleh orang awam. Berikut ini beberapa istilahnya serta penjelasannya.

1. Bidding

Setelah mengocok tumpukan kartu, bagikan kartu searah jarum jam, setiap pemain mendapatkan 13 kartu, lalu fase pertama dimulai, yaitu bidding (penawaran).

Setiap bidding harus menyatakan nomor 1 sampai 7, yang merupakan jumlah trick di samping enam nomor yang akan dimenangkan.

Setiap tawaran  harus menentukan kelompok, entah itu hati, sekop, berlian, atau tongat, yang akan menjadi truf. Jika penawar ingin bermain tanpa setelah truf, maka disebut notrump.

Jika pemain tidak ingin menawar, dia boleh pass.

2. Declarer

Declarer adalah pemain yang menentukan isi kontrak yang ada pada permainan bridge. Declarer juga berhak untuk menentukan kartu yang akan digunakan oleh Dummy.

Tugas utama declarer adalah memenuhi kontrak yang sudah ditentukan dengan trick yang pas atau lebih. JIka berhasil, Declarer dan Dummy memperoleh poin.

Pemain akan menjadi Declarer jika poin yang ia peroleh lebih tinggi daripada pasangan timnya.

3. Dummy

Demmy merupakan partner dari Declarer, pemain akan menjadi Dummy jika jumlah poin yang ia peroleh di awal lebih rendah daripada pasangan timnya (Declarer).

Dummy tidak dapat memainkan kartunya sesuai degnan apa yang ia inginkan.

4. Defender

Defender merupakan pasangan yang menjadi lawan dari Declarer dan Dummy. Goals utama Defender adalah menggagalkan kontrak yang sudah disepakati antar tim agar Declarer dan Dummy tidak mencapai kontrak tertulis.

Setiap kegagalan Declarer dalam permainan bridge, maka Defender akan mendapatkan poin.

baca juga : rekomendasi catering solo

Struktur Bermain Olahraga Bridge

Membutuhkan 4 orang pemain untuk bisa bermain kartu bridge, dari 4 pemain tersebut, akan dibagi menjadi 2 tim.

Setiap tim akan duduk berlawanan.

  • Tim satu, duduk di arah Barat dan Timur
  • Tim dua, duduk di arah Selatan dan Utara.

Kartu bridge dimainkan dengan satu set kartu standar yang terdiri dari 52 kartu, masing-masing pemain mendapat 13 kartu.

Setelah kartu dibagikan, pemain akan membuat penawaran (bidding). Penawaran terakhir menentukan pentingnya setiap jenis kartu dan juga tujuan keseluruhan setiap putaran permainan.

Putaran permainan dimainkan kartu-per-karu dalam 12 sub putaran atau disebut juga sebagai trick.

Tujuan utama permainan, adalah memenangkan 7 atau lebih tricks dalam setiap putaran agar terus memperoleh poin.

Putaran permainan akan terus dilanjutkan sampai satu tim berhasil mengumpulkan poin sesuai dengan jumlah yang sudah ditentukan sejak awal.

Para pemain akan berjalan bergiliran searah jarum jam.

Skor Kartu Olahraga Bridge Menentukan Kekuatan Kartu

Menilai kartu tidak asal sembarangan, ada cara yang umum digunakan untuk menilai kartu-kartu yang Anda dapatkan dengan menilainya lebih akurat.

Berikut system satu set kartu standar, 52 kartu, mempunyai jumlah total 40 point.

  • Kartu As bernilai 4 poin
  • Kartu King bernilai 3 poin
  • Kartu Queen bernilai 2 point
  • Kartu Jack bernilai 1 poin

Saat kartu anda memperoleh 12 atau 13 point lebih, kemungkinan besar itu adalah kumpulankartu yang kuat.

Berlatih terus, dengan begitu Anda dapat menentukan bagaimana caranya membuat tawaran pembuka di awal permainan untuk membawa tawaran menjadi kemenangan.

Tips Bermain Kartu Bridge

1. Bermain Trick Sederhana

Pertimbangkan awalan sederhana, bridge merupakan permainan kartu yang keseluruhan dikenal sebagai permainan mengambl tric.

Jika Anda masih bingung bermain kartu bridge, pelajari salah satu permainan trick untuk mempermudah dan memahami bridge.

2. Practice makes perfect

Kuncinya adalah berlatih, lebih baik lagi jika Anda berlatih dengan ahli professional bridge. Cobalah untuk ikut komunitas bridge local untuk memperoleh pengalaman bermain bridge yang lebih banyak.

3. Hafalkan Istilah Bridge

Permainan bridge menggunakan banyak istilah. Para pemula biasa mengabaikan istilah-istilah ini dan membuat panggilan baru, tapi akan terpakai untuk jangka panjang.

Membuat isitilah-istilah baru hanya akan membuat kebingungan dan menyebabkan masalah organisasi. BIasakan untuk menggunakan istilah bridge dan mulai memahaminya sehingga permainan tetap mempertahankan identitas aslinya.

Untuk lebih jelas lagi panduan bermain olahraga bridge, simak video berikut ini

Demikian wawasan yang dibagikan dari kami Sekilas Info, semoga dapat bermanfaat!

baca juga


Baca juga: