Perbedaan Hiking dan Trekking: Mana Lebih Seru?

Perbedaan Hiking dan trekking, keduanya adalah istilah pendakian dimana para pecinta olahraga alam menyukainya aktivitas ini.

Keduanya tampak sama, yaitu aktivitas berjalan jauh di alam, namun bagi pecinta alam keduanya tetaplah berbeda.

Hiking melibatkan perjalanan jauh tanpa medan jalanan yang sulit. Sedangkan, trekking merupakan perjalanan jauh dengan medan yang lebih sulit.

Berikut ini penjelasan lebih lengkapnya.

perbedaan hiking dan trekking
Photo by Jake Melara on Unsplash

Istilah Hiking vs Trekking Era Modern

Biasanya orang-orang akan melepas stress mereka saat berjalan-jalan di alam. Mereka akan membayangkan pemandangan indah, angin yang sejuk, tanpa perlu pusing kemacetan.

Istilah Hiking lebih digambarkan sebagai perjalanan alam menyenangkan. Anda tidak perlu merasa lelah, hanya jalan dan terus jalan menikmati pemandangan.

Seperti misalnya saat Anda mengunjungi negara lain, berjalan di sepanjang trotoar kota atau gang-gang kecil termasuk dalam aktivitas hiking.

Perbedaan hiking dan trekking, yaitu berada pada tantangan yang diberikan. Jika trekking, Anda akan dihadapkan dengan tantangan yang lebih serius dan melelahkan.

Trekking akan membawa pikiran Anda tentang petualangan dalam hutan, mendaki Gunung Semeru, bahkan mengunjungi Pulau Komodo.

Trekking memang melibatkan sejumlah tantangan dan medan perjalanan yang sulit. Seperti saat menaiki gunung.

baca juga : sewa kamera semarang

Peralatan Hiking dan Trekking

Perjalanan di alam bebas tidak bisa dilakukan sebentar. Mungkin Anda perlu menyewa tempat penginapan untuk bisa melepas lelah.

Perbedaan hiking dan trekking dalam durasi perjalanan, biasanya hiking lebih cepat, hanya memakan satu hari perjalanan, sedangkan Trekking bisa berhari-hari bahkan berminggu-minggu.

Peralatan yang mungkin Anda butuhkan untuk kedua aktivitas perjalanan tersebut, seperti sepatu boots, perlengkapan serba tahan air, ransel travelling, tongkat jalan, snacks, obat-obatan, dan sebagainya.

Segala petualangan luar ruangan , baik perjalanan maupun pendakian perlu peralatan lengkap. Perhatikan medan, aksesibilitas tempat berlindung, kebutuhan makanan, kondisi cuaca, dan kondisi fisik Anda.

Berikut ini daftar wajib yang harus Anda masukkan:

  • Sepatu boots

Bila waktu perjalanan Anda sebentar, mungkin sneakers saja cukup, tapi jika ini sepanjang malam atau hari, maka Anda butuh sepatu boots.

Untuk trekking, Anda butuh sepatu boots khusus untuk menjaga pergelangan kaki.

  • Tas Ransel

Satu hari hiking, persiapkan minuman yang cukup dengan tetap menjaga ransel tetap ringan. Jika waktu hiking dan trekking Anda akan lama, maka Anda perlu membawa makanan dan tenda.

Pastikan ransel Anda memiliki ikat pinggang dan back support.

  • Tenda

Memilih tenda mungkin Anda harus menyesalkannya dengan kondisi cuaca Anda saat perjalanan nanti. Anda mungkin butuh tenda tahan angin, hujan, bahkan salju.

  • Kantung tidur

Pilih kantung tidur yang membuat Anda nyaman. Anda harus pastikan kantung tidur tidak membuat Anda kedinginan. Sesuaikan juga ukurannya dengan tubuh Anda.

perbedaan hiking dan trekking
Photo by photo nic on Unsplash

baca juga sewa kamera malang

Hiking vs Trekking: Lebih Seru Mana?

Perbedaan hiking dan trekking, jika disimpulkan perjalanan mana yang akan menjadi lebih seru? Sebenarnya pertanyaan ini dijawab oleh pandangan subjektif masing-masing orang.

Secara definisi, mungkin perjalanan hiking akan lebih menyenangkan karena Anda akan berjalan-jalan seperti sedang berlibur dan Anda tidak perlu kelelahan yang berlebihan.

Sedangkan trekking, mungkin Anda harus benar-benar mempersiapkan kondisi fisik Anda karena perjalanan ini akan terasa sulit. Anda membutuhkan persiapan otot-otot yang kuat.

Olahraga yang perlu Anda siapkan untuk trekking mungkin termasuk weightlifting, sedangkan untuk hiking mungkin Anda membutuhkan olahraga yang banyak bergerak seperti cardio dan jogging.

Perbedaan Hiking dan Trekking: Mana Lebih Seru? 2
Photo by Austin Ban on Unsplash

Tips Memulai Hiking & Trekking

Bagi pemula, memulai hiking dan trekking tidaklah mudah. Anda pasti kesulitan mengetahui kondisi saat di alam nanti, bahkan mungkin tidak tahu harus mengemas barang seperti apa.

Berikut ini tips memulai hiking dan trekking.

Mulai Olahraga Kecil

Saat melakukan perjalanan jauh, akan sulit bagi Anda jika tidak biasa melakukan cardio atau olahraga. Anda akan cepat kehabisan stamina.

Penting bagi Anda untuk melakukan cardio beberapa minggu sebelum perjalanan. Anda juga bisa mulai hiking siang hari, seperti misalnya di Taman Kota.

Jadikan aktivitas berjalan Anda menjadi kebiasaan.

Bergabung dengan Komunitas Hiking

Dengan bergabung dengan komunitas, Anda akan memperoleh banyak insights dan cerita pengalaman dari orang-orang yang lebih berpengalaman.

Tidak ada lagi perasaan minder atau takut, karena mereka akan menjadi pembimbing Anda sekaligus teman Anda berjalan-jalan.

Perjalanan Malam

Mungkin terdengar menyeramkan, tapi pengalaman ini akan sangat berarti untuk Anda. Jangan dulu piih medan terlalu tinggi dan sulit, Anda bisa memulainya dengan mendaki gunung kecil.

Pastinya persiapkan tenda dan kantung tidur yang layak.

baca juga :  wisata gunung kidul

Manfaat Hiking dan Trekking

Baik hiking maupun trekking memiliki manfaat luar biasa untuk kesehatan Anda. Jadikan perjalanan Anda menjadi porsi olahraga Anda.

1. Mengurangi Resiko Serangan Jantung dan Meningkatkan Tekanan Darah

Sebuah studi dari CDC merekomendasikan perjalanan setidaknya satu jam dalam sehari, lima hari dalam seminggu.

Rutinitas ini akan mengurangi resiko stroke dengan meningkatkan tekanan darah dari jantung.

2. Pengalaman Fitness Lebih Menyenangkan

Perjalanan panjang di alam ini akan menjadi pengalaman fitness yang menyenangkan, daripada hanya sekadar pergi ke gym seperti yang Anda lakukan selama ini.

Coba tantang otot-otot Anda untuk bekerja lebih keras mengarungi alam. Bangun kekuatan paha, otot kaki bagian bawah, pinggul, serta paha belakang.

Selain pembangunan otot, hiking dan trekking juga meningkatkan daya tahan tubuh Anda, karena sudah terbiasa dengan cuaca ekstrem maka tubuh Anda akan membangun sistem imun yang lebih kuat.

Bonus terakhir adalah membangun kepadatan tulang, apalagi jika Anda sering membawa ransel yang berat, pastikan tulang-tulang Anda kuat!

3. Menjaga Kesehatan Mental

Singkirkan stress Anda dari deadline, kemacetan, perbedaan pendapat, dan sebagainya dengan pergi menjelajahi alam.

Percaya atau tidak, stress, depresi, dan kecemasan terbentuk karena Anda terlalu lama di rumah. Menghirup udara segar, menyibukkan diri berjalan jauh akan menjernihkan kembali pikiran Anda.

4. Membakar Kalori

Hiking bisa membakar 440-550 kalori berdasar penelitian Livestrong. Bisa bayangkan berapa banyak kalori yang akan dibakar jika Anda seminggu penuh melakukan pendakian.

Membakar kalori tentu akan menurunkan berat badan Anda, dan memadatkan otot.

5. Meningkatkan Kreativitas

Selain menjaga kesehatan mental dan fisik, hiking dan trekking juga akan membuat Anda jadi lebih kreatif!

Vitamin D yang berasal dari matahari bisa menjernihkan pemikiran Anda. Segala pemandangan indah di alam akan memberikan ide-ide segar.

Konsentrasi Anda juga akan meningkat, kemampuan Anda memecahkan masalah juga akan terasah. Ini semua karena banyak sekali tantangan yang akan Anda hadapi ketika di alam.

baca juga : wisata lembang

Kesimpulan

Perbedaan hiking dan trekking sebenarnya bisa dilihat dari destinasi perjalanan, durasi, peralatan, serta intensitas perjalanan, apakah akan sulit atau tidak?

Keduanya memilki definisi, yaitu perjalanan jauh yang ditempuh dengan berjalan kaki. Bagaimanapun, kedua berbeda bagi pecinta alam.

Hiking mungkin akan terasa lebih menyenangkan karena dengan Anda berjalan mengitari gang-gang kota pun bisa disebut sebagai hiking. Sedangkan trekking adalah perjalanan jauh penuh tantangan.

Medan perjalanan trekking penuh dakian, bahkan turunan yang tajam, jadi Anda harus persiapkan kondisi fisik Anda lebih mantap.

Baik hiking dan trekking, keduanya akan tetap terasa menyenangkan. Hal-hal yang perlu dipersiapkan, seperti peralatan khusus travelling, kondisi fisik sehat, perhatikan kondisi cuaca, dan pastinya budget.

Demikian wawasan yang dibagikan dari kami Sekilas Info, semoga dapat bermanfaat!


Baca juga: