Xiaomi Merespons Kematian Anak 8 Tahun Akibat Meledaknya HP Redmi

Ilustrasi api. (Pixabay/ Skitterphoto)

Bagikan:

Seorang bocah perempuan berusia 8 tahun di India meninggal dunia setelah HP Redmi yang sedang digenggamnya tiba-tiba meledak. Saat ini, pihak kepolisian, ahli forensik, dan Xiaomi sedang melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab smartphone bisa meledak.

Insiden tragis ini terjadi pada 24 April di Thiruvilwamala, Thrissur, Kerala, India. Gadis kecil bernama Adithyashree diduga menggunakan Redmi Note 5 Pro saat baru saja bermain game di ponselnya sambil berbaring di bawah selimut. Nenek korban mengambil makanan di dapur dan mendengar ledakan keras setelah kembali ke ruangan. Saat itulah, Adithyashree ditemukan terbaring dalam kondisi berlumuran darah.

Menurut ahli forensik, ponsel tidak sedang diisi daya pada saat kecelakaan berlangsung. Sebaliknya, telepon dilaporkan terlalu panas dan menyebabkan ledakan yang berakibat fatal bagi gadis muda itu. Adithyashree mengalami luka parah di wajah akibat ledakan, yang juga menyebabkan jari tangan kanannya putus dan telapak tangan patah.

Pihak Xiaomi langsung bereaksi setelah insiden ini menjadi sorotan publik. Perusahaan mengklaim bahwa mereka akan menanggapi kasus tersebut secara serius dan siap mendukung keluarga korban dengan cara apa pun yang diperlukan. Xiaomi juga sedang bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menentukan penyebab sebenarnya dari insiden tersebut.

Kasus ledakan HP Redmi bukanlah yang pertama kali terjadi di India. Tahun lalu, seorang pria di Tamil Nadu juga mengalami luka-luka akibat ledakan ponsel saat sedang menelpon. Kasus serupa juga terjadi di negara lain, seperti China dan Indonesia.

Oleh karena itu, para pengguna smartphone perlu lebih berhati-hati dalam menggunakan perangkat tersebut. Hindari penggunaan ponsel yang berlebihan atau terlalu lama, serta pastikan untuk menggunakan merek dan tipe smartphone yang terpercaya dan aman. Hal ini demi menjaga keselamatan dan kesehatan pengguna smartphone itu sendiri.