Samsung Galaxy S24 Siap Mengadopsi Teknologi Baterai Mobil Listrik

Gedung Samsung Campus. (Samsung)

Bagikan:

Samsung Akan Menanamkan Teknologi Baterai Mobil Listrik ke HP Flagship Terbaru

Samsung dilaporkan akan menanamkan teknologi baterai mobil listrik ke HP flagship terbaru mereka, yaitu pada Samsung Galaxy S24 mendatang. Berdasarkan bocoran terbaru Samsung Galaxy S24, HP flagship ini akan mendapatkan berbagai teknologi terkini.

Menurut laporan GSM Arena, HP Samsung Galaxy S24 ini akan mengadopsi teknologi baterai mobil listrik terbaru yang dikembangkan oleh Samsung SDI, yakni teknologi Stack Battery yang digunakan kendaraan listrik. Teknologi baterai mobil listrik ini bukan perubahan komposisi kimia, melainkan pada pengaturan dan pembagian sel-sel.

Hasil pengembangan teknologi ini membuat kerapatan energi yang lebih tinggi dan memungkinkan adanya efisiensi yang lebih baik. Teknologi baterai mobil listrik serupa juga digunakan pada Audi Q8 etron yang diproduksi CATL, perusahaan baterai asal China. Dengan teknologi tersebut, mobil listrik Audi Q8 etron diklaim memiliki daya lebih besar dengan ukuran kapasitas yang sama.

Sebagai pembanding, Audi Q8 etron memiliki baterai dengan daya 140 kWh dengan ukuran fisik setara dengan baterai 114 kWh. Teknologi serupa juga dikembangkan oleh Samsung SDI yang meningkatkan kerapatan antar sel baterai hingga 10 persen. Atau dengan kata lain, untuk baterai dengan ukuran fisik yang sama bisa menyimpan energi 10 persen lebih banyak.

Namun Samsung tidak hanya menggunakan teknologi baterai mobil listrik pada kendaraan atau mobil listrik saja. Teknologi ini akan disematkan pada HP Samsung Galaxy S24. Saat ini, kita masih harus menunggu sampai HP flagship Samsung tersebut diungkap. Apakah benar Samsung Galaxy S24 memakai teknologi baterai mobil listrik.

Penggunaan teknologi baterai mobil listrik pada perangkat mobile dapat memberikan berbagai keuntungan. Selain daya tahan baterai yang lebih lama, teknologi ini juga memungkinkan pengisian baterai yang lebih cepat. Namun, tentu saja ada risiko penggunaan teknologi baterai mobil listrik dalam perangkat mobile, seperti risiko keamanan dan kesehatan yang perlu dipertimbangkan.

Saat ini, Samsung masih belum memberikan informasi resmi terkait penggunaan teknologi baterai mobil listrik pada Samsung Galaxy S24. Namun, jika informasi tersebut benar, Samsung akan menjadi salah satu produsen smartphone pertama yang menggunakan teknologi baterai mobil listrik pada perangkat mobile mereka. Hal ini akan memberikan keuntungan bagi pengguna yang menginginkan daya tahan baterai yang lebih lama dan pengisian baterai yang lebih cepat pada perangkat mobile mereka.