JSMR dan ADRO Berpeluang Meraih Keuntungan Meski IHSG Melemah Terbatas

JAKARTA – Analisis teknikal dari Pilarmas Investindo Sekuritas menyatakan bahwa IHSG berpotensi melemah terbatas pada perdagangan Rabu (17/5/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.564 – 6.814. Sebaliknya, saham JSMR hingga ADRO justru bakal untung.

Pada perdagangan Selasa (16/5/2023), IHSG ditutup melemah sebesar 35 poin (0,52%) ke level 6.676. Sektor transportasi & logistik mengalami pelemahan terdalam dan diikuti barang baku, teknologi, energi, infrastruktur, konsumen non-primer, properti & real estate, keuangan, konsumen primer, dan industri.

Pilarmas mengatakan, polemik terkait kesepakatan dalam plafon utang masih menjadi pemberat bagi pergerakan pasar. Meski demikian, kesepakatan itu dipercaya akan terjadi, cepat atau lambat. Hanya saja, ketika semakin mendekati waktunya, volatilitas di pasar akan bertambah apabila tidak ada kesepakatan yang dicapai.

“Sejauh ini, cerita mengenai kesepakatan plafon utang masih akan berputar-putar, memberikan volatilitas tambahan bagi pasar. Pelemahan akan terjadi sebelum berakhir dengan penguatan. Waspadai dan cermati volatilitas yang bertambah ya, baik di pasar saham maupun di obligasi,” tulis Pilarmas dalam risetnya, Rabu (17/5/2023).

Pilarmas menambahkan, terpantau investasi langsung asing pada kuartal I-2023, mengalami kenaikan ke level tertingginya hingga 20,2% yoy sebesar Rp177 triliun atau setara US$11,96 miliar. Angka tersebut pun belum menyertakan investasi pada perbankan dan migas. Hal ini seiring dengan upaya pemerintah yang lebih fokus mempermudah perizinan usaha.

Simak juga:  Saham Inggris, Jerman, dan Prancis Berakhir dengan Kenaikan di Pasar Saham

Di samping menerima FDI, Pilarmas menjelaskan, Indonesia berhasil ekspor ayam hidup ke Singapura melalui PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) melalui Kepulauan Riau dengan jumlah 23 ribuan ekor atau 41,47 ton ayam. Keberhasilan tersebut dinilai sebagai progres keberhasilan Indonesia yang telah mengekspor ayam potong dan beku pada Juni 2022. Penerima adalah Toh Thye San Farm yang merupakan salah satu perusahaan penyuplai ayam terbesar di Singapura. Hal tersebut membawa JPFA optimis dengan menargetkan ekspor 900 ribu ayam hidup ke negara tersebut.

Pilarmas merekomendasikan JSMR hingga ADRO justru bakal untung. Berikut trading plan-nya:

JSMR

Last price: 3.450

Support: 3.290

Resistance: 3.520

ADRO

Last price: 1.970

Support: 1.880

Resistance: 2.090

Pilarmas menyarankan untuk membeli pada support dan menjual pada resistance. Jangan lupa untuk menetapkan target keuntungan dan stop loss. Selalu perhatikan risiko dan manajemen modal dalam berinvestasi di pasar saham.

Ikuti Update Berita Terkini Sekilasinfo.net di : Google News